Showing posts with label ARTIKEL. Show all posts
Showing posts with label ARTIKEL. Show all posts

Monday, 14 October 2019

Inilah 10 Sikap Menyebalkan Istri yang Kadang Tidak Disadari


Sahabat, tidak hanya suami saja yang harus belajar menjadi lebih baik, istri juga.

Ada kalanya istri bersikap menyebalkan namun yang bersangkutan tidak sadar. Suami ingin menasihati pun rasanya sudah enggan karena malas debat.



Akhirnya, suami lebih memilih mengambil jalan aman yakni bodo amat daripada ribut.

Dan berikut ini adalah beberapa sikap istri yang cukup menyebalkan yang berimbas tidak hanya ke suami tapi juga bisa ke anak bahkan tetangga serta mertua. Apa saja?

1. Berkata Kasar Kepada Suami, Terlebih di Depan Umum

Marah, silakan. Tapi kalau marahnya mengerikan (berkata dan berperilaku kasar), apa iya bisa dibenarkan? Terlebih marah-marah untuk hal sepele dan di depan umum.

Suami yang notabene punya harga diri pastilah malu jika istrinya seperti itu.

“Kamu kok bisa sih kayak gitu. Dasar …!”

“Ya, gak gitu. Dasar …!!” sambil banting HP yang belinya pakai duit bukan pakai daun

Gimana kira-kira? Pantas, nggak? Menyesal setelah kejadian tak akan ada gunanya.

Yuk, latih diri untuk mengendalikan emosi.

2. Tidak Mau Dinasihati, Menganggap Dirinya Selalu Benar

Ada guyonan yang bilang bahwa wanita selalu benar. Namanya guyonan ya pastinya enggak usah terlalu dimasukkan hati.

Karena toh baik suami maupun istri ya pasti pernah ceroboh, pernah salah. Ya sudah akui saja. Semakin mengelak, semakin membuat kesal.

Misal, “Ma, kamu kok buka pintu sih kan nanti tikusnya bisa masuk,”

Istri yang enggak mau kalah akan mendebat, “Yaelah cuma bentar doang, Bang! Gak bakal masuk tikusnya. Jangan lebay napa!”

Sementara istri yang bijak dan tidak dikuasai ego, “Oh iya ya, Bang. Iya, ini kututup,” masalah selesai. Suami enggak senewen.

Banyak sekali rumah tangga hancur hanya karena suami dan istri sama-sama tidak mau mengalah.

Padahal, mengalah bukan berarti kalah. Kalau memang salah, ya sudah akuilah. Toh suami istri memang manusia biasa.

3. Menggurui Suami, Menganggap Suami Bodoh

Sikap istri yang selalu menggurui dan menganggap suami bodoh juga bisa sangat menyebalkan. Niatnya mungkin baik, tapi jika penyampaiannya salah ya enggak bakal bisa ketemu.

Suami yang bijak memang pasti akan mendengarkan masukan istri. Tapi istri yang cerdas emosi juga tidak akan mempermalukan suami dengan menganggap dia bodoh.

Kalau pun sang istri lebih tahu suatu ilmu lebih dulu, cara dia menyampaikan ke suami tidak akan membuat suaminya merasa sedang ikut perkuliahan alias tidak menggurui.

4. Banyak Menuntut

“Bang, kamu emang enggak perhatian. Betee!!” padahal pikiran suami sedang mumett karena di kantor baru saja berdebat dengan klien.

“Pokoknya bulan depan kita harus beli mobil baru, Mas. Masa naek angkott. Kan enggak lucuu nanti bedakku lunturr,” padahal usaha suami sedang di titik nadir.

“Kalau mau istri cantik kayak artis ya modalin dong. Emang cukup duit segitu?” padahal menurut suaminya sang istri udah sangat cantik dan dia pun enggak peduli sama artis

Gimana, kira-kira? Menyebalkan, nggak?

5. Drama Queen

Selalu ingin dinomorsatukan, dikit-dikit ngambek, ingin selalu diperhatikan, ingin selalu dieluss, dll.

Padahal, ada kalanya sang istri harus mandiri lebih-lebih jika suami sedang bertugas. Jangan kekanak-kanakan dengan selalu minta dinomorsatukan dan diistimewakan.

Pokoknya selama suami adem ayem aja dan enggak neko-neko, ya sudah. Sebagai istri yang bijak seharusnya tidak dikit-dikit nyari perkara.

6. Membandingkan Entah Dengan Orang Lain Atau Masa Lalu

“Kalau suaminya si Anu …,”

“Coba aku dulu nikah sama si Itu …,”

Membandingkan tidak akan pernah bisa mengubah kenyataan. Jangan hidup di dunia fiksi.

Daripada membandingkan mendingan memperbaiki dan menerima kenyataan.

7. Membantah Suami

“Sayang, masakin aku nasi goreng, dong!”

“Gak lihat apa aku capekk??!!”

Ehm … kalaupun enggak mau atau malas-malasan kenapa harus dengan cara kasar seperti itu? Tidak bisakah dengan cara yang lembut dan tidak membentak? Nah.

8. Boros

Istri yang boros apalagi untuk hal-hal yang tidak perlu jelass menyebalkan dan bisa membahayakan kestabilan perekonomian keluarga.

9. Tidak Bisa Menjaga Diri

10. Tidak Tulus

Siapa pun ingin dicintai dengan tulus. Tapi, sudahkah mencintai dengan tulus? Salah satu indikatornya adalah dengan menerima proses serta sabar dengan perjuangan?

Sikap istri yang hanya menerima suami di saat senang tentu akan sangat menyakitkan sebagaimana halnya sikap suami yang hanya mencintai istri saat masih cantik.

Semoga kita bisa jadi istri yang baik, Sahabat. Sedikit banyak, sikap suami ke istri atau istri ke suami akan dilihat dan dicontoh anak. Semoga kita bisa memberi teladan yang baik. Aamiin

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.



Renungan untukmu Para Suami Ingatlah Sekecil dan Seremeh Apapun Usaha Istri untuk Membahagiakanmu, Hargailah!


Menjadi seorang istri tidaklah mudah. Banyak tugas berat yang harus diemban seorang istri dan ibu yang baik. Jadi sebagai suami engkau harus pandai menghargai segala usaha yang telah dilakukan istrimu. Hargailah sekecil apapun usaha istrimu dalam membahagiakanmu, jangan pernah meremehkannya, apalagi sampai menuntutnya menjadi orang lain, hanya karena egomu yang selalu ingin menuntut lebih dan tidak mau menerima dengan ikhlas apa-apa yang menjadi kekurangannya.

Bersabar Atas Segala Kekurangan Dan Kelebihan Istri Adalah Tugasmu Sebagai Penyempurna Hidupnya

Jika kau sadar bahwa dirimu adalah penyempurna agama dan hidupnya, maka sudah tentu bersabar atas segala kekurangan dan kelebihannya adalah tugas utamamu, sebab apa? Karena jika kamu sadar akan tujuan mulia untuk menyempurnakan separuh agamanya dan hidupnya tersebut, keadaan dia yang terkadang membuatmu resah takkan membuatmu menyesal telah memilihnya, karena kesadaran itu akan mengendalikan dirimu untuk menyadari bahwa didunia ini memang tak ada makhluq yang sempurna, begitu pula dengan istrimu.

Jangan Membanding-Bandingkan Sikap Dan Perilakunya Dengan Istri Orang Lain, Meski Benar Adanya Tetaplah Kau Jaga Perasaannya

Jangan biasakan diri ketika kamu sedang kesal atau merasa kurang puas terhadap usaha istrimu dalam membahagiakanmu membanding-bandingkan sika dan perilakunya dengan istri orang lain, meski benar adanya dalam dirinya terdapat berbagai kekurangan, namun tetalah kau jaga perasaannya, karena hal paling menyakitkan bagi seorang wanita adalah ketika seseorang yang menjadi panutan hidupnya tiba-tiba membanding-bandingkan dengan wanita lain.

Memberi Nilai Yang Baik Sebagai Apresiasi Agar Ia Lebih Tekun Dalam Mengurangi Kekurangannya Adalah Tugas Mulia Untukmu

Memberi nilai yang baik sebagai apresiasi agar ia lebih tekun dalam menguarangi kekurangannya adalah tugas mulia untukmu, maka saat istrimu melakukan kesalahan dalam membuatmu bahagia, tetaplah bersabar, dan tetaplah berbahasa lemah lembut padanya, namun dalam konteks kamu menegurnya, dan tidak membiarkan kesalahannya.

Jangan Lupa Untuk Berterimaksih Kepada Kerja Kerasnya Selama Ini, Sekecil Apapun Usahanya Dalam Membahagiakanmu, Kau Harus Pandai Bersyukur

Jangan lupa untuk berterimakasih kepada kerja kerasnya selama ini, sekecil apapun usahanya dalam membahagiakanmu, kau harus pandai bersyukur, lihatlah betapa mulianya ia dalam memperjuangkannya segala tugasnya, sehingga berjalan seimbang sesuai dengan harapmu, meski kadang usahanya nampak mengecewakan dimatamu, tetapi meski demikian kamu harus bisa selalu menghargainya, dan lihatlah betapa gigihnya ia mengurus setiap kebutuhanmu dan kebutuhan anak-anakmu.

Senantiasalah Mendoakannya, Karena Selain Menjaga Diri Dan Perasaannya, Adalah Memang Tugasmu Menjaganya Lewat Cinta Allah

Dan senantiasalah mendoakannya, karena selain menjaga diri dan peasaannya, adalah memang tugasmu menjaganga lewat cinta Allah, dengan jembatan kasih sayang yang disebut denga doa, karena kasih sayang terbesar dalam sebuah ikatan dalam keluarga maupun rumah tangga adalah sebah panjatan doa kepada Allah yang terus memohon kasih sayang-Nya, sehingga sampai kapanpun keluarga yang dibina tersebut tetap sakinah mawaddah warahmah.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami tuliskan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kita semua. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.


Friday, 11 October 2019

8 CIRI-CIRI PERNIKAHAN YANG LANGGGENG SAMPAI SURGA



“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Ar-Rum: 21)

Keluarga muslim mana pun pasti menginginkan pernikahan yang langgeng, kalau perlu hingga ke surga bersama-sama. Berikut ini adalah ciri-ciri pernikahan yang langgeng, semoga dapat menginspirasi pasutri muslim untuk meniru karakter yang ada pada ciri-ciri berikut:  
1. Saling Menerima Apa Adanya
Setiap orang pasti memiliki kekurangan dan kelemahan, jika kita bisa menerima kekurangan pasangan, misalnya gaji kecil, suka berantakan, sulit berosialisasi, dan pasangan pun dapat menerima kekurangan kita, misalnya kurang teliti, gampang marah, cepat lupa, maka in syaa Allah pernikahan tersebut bisa langgeng hingga akhir hayat.
Tidak peduli bagaimana mertua, ipar, dan keluarga memandang pasutri tersebut, asalkan suami dan istri sama-sama bisa berdamai dengan kondisi masing-masing, bisa menerima apa adanya, maka tidak akan bermasalah.
2. Merasa Saling Membutuhkan
Coba sadari, jika kita tidak menikah dengan pasangan hidup yang saat ini, belum tentu kondisi kita setenang sekarang. Seburuk apapun kondisi yang ada, belum tentu akan lebih baik jika kita bersama dengan orang lain. Kesadaran atas hal ini akan membuat kita lebih bersyukur dan merasa saling membutuhkan dengan pasangan hidup kita.
3. Ada Kejujuran di Kedua belah Pihak
Kejujuran di antara pasangan merupakan hal penting, terutama kejujuran untuk hal-hal yang krusial. Bagaimana pun pasangan merupakan soulmate yang seharusnya paling mengerti tentang diri kita dan kita pun paling memahami tentang dirinya dan bagaimana perasaannya.

4. Hubungan dengan KeluargaCenderung Harmonis
Jika hubungan dengan ipar, mertua, sesama besan cenderung harmonis, tidak ada keributan yang berarti, in syaa Allah akan membuat sebuah pernikahan lebih awet dan langgeng. Hal ini dikarenakan adanya kedamaian di dalam rumah tangga tersebut yang menyebabkan suami dan istri merasa nyaman dan mempraktekkan rumahku surgaku!

5. Saling bisa mengalah
Kemampuan untuk bisa mengalah, memegang peranan penting dalam sebuah pernikahan. Bayangkan jika kedua pasutri sama-sama tidak bisa mengalahkan ego masing-masing, sudah pasti akan selalu terjadi keributan dan percekcokan sepanjang hari. Adakah hati yang betah selamanya bersama dengan orang yang tidak bisa mengalah?

6. Bisa menjaga penampilan
Baik istri maupun suami, jika masih mempedulikan penampilan di hadapan pasangan, dengan menjaga wangi badan, kerapihan pakaian, dan kebersihan, hal ini menandakan pasutri yang sama-sama ingin menarik hati pasangannya. Ada cinta dan nafsu yang in syaa Allah dirahmati Allah.

7. Menyelesaikan masalah dengan aturan Allah
Apapun masalahnya, pasutri yang menikah untuk beribadah pada Allah akan menyelesaikan persoalan dengan aturan Allah, bukan dengan perasaan ataupun logika yang bisa saja menyesatkan. Baik itu masalah yang berkenaan dengan finansial, atau berkaitan dengan hubungan antar individu.

8. Memiliki rencana masa depan
Sudahkah memiliki rencana masa depan untuk rumah tangga yang kita bangun? Jika belum, segera rancanglah!
Seperti apakah keluarga kita di masa depan, apakah kita ingin anak-anak menjadi hafiz dan hafizah? Apakah kita ingin mengeluarkan zakat penghasilan dalam jumlah lebih besar setiap tahunnya? Apakah kita ingin umroh atau naik haji dengan suami? Rancanglah masa depan bersama-sama, maka pernikahan dan rumah tangga yang dibina akan lebih awet dan langgeng bertahan di tengah badai seburuk apapun.

Demikianlah beberapa ciri pernikahan yang akan langgeng, bahkan bisa jadi sampai ke surga. Semoga rumah tangga kita termasuk di antaranya.

Seseorang Bisa Meniru Usahamu, Tapi Mereka Tak Bisa Meniru Rezekimu


Jangan resah ataupun merasa khawatir saat usaha yang kamu geluti saat ini banyak ditiru orang lain, karena sepintar apapun mereka dalam mencontoh memodifikasi usahamu, ia tidak akan pernah bisa meniru rezekimu.

Sebab, yang kamu dapatkan selama ini bukan semata-mata karena kamu begitu gigih menggeluti pekerjaanmu, tetapi karena Allah telah begitu murahnya memberimu limpahan rezeki. Karena itu camkan baik-baik 5 hal yang dikutip dari humairoh berikut ini.

Jangan Bersedih Saat Pekerjaanmu Ditiru Orang Lain, Karena Rezekimu Takkan Sama Dengannya
Maka, jangan merasa bersedih saat pekerjaanmu ditiru orang lain, karena rezekimu takkan sama dengannya. Secanggih apapun usaha yang ia tiru darimu, maka selamanya takkan pernah sama dalam mendapat rezeki, karena Allah sudah mengatur rezeki setiap manusia sesuai dengan kadar kebutuhannya.

Boleh Saja Orang Lain Mencontek Dan Memfotocopy Usaha Milikmu, Tetapi Ingatlah Bahwa Allah Yang Mengatur Rezekimu
ya, boleh saja orang lain mencontek dan memfotocopy usaha milikmu, dan boleh saja ia merintis usaha yang jauh lebih sempurna dari usahamu, tetapi saat Allah menetapkan rezekimu tetap lebih banyak darinya, maka sudah tentu selamanya rezekimu takkan pernah berkurang, sebab bukan usahamu yang mendatang rezekimu, tetapi kuasa Allah lah yang mendatangkan rezeki dengan usaha yang kamu miliki saat ini.

Kamu Boleh Bangga Meniru Usaha Orang Lain, Tetapi Rezekinya Tak Dapat Kamu Tiru Dengan Begitu Mudahnya
Dan begitu pula sebaliknya, kamu boleh bangga karena telah berhasil meniru usaha milik orang lain, ttapi ingatlah bahwa rezekinya takkan bisa kamu tiru dengan begitu mudahnya.

Sebab, bukan ia yang memiliki rezeki, tetapi Allah…maka jangan mudah terpancing nafsu hanya karena melihat usaha orang lain sepertinya bagus, karena jika kamu membangun usaha hanya karena menuruti nafsumu semata, maka saat rezekimu tak seperti ia yang kamu tiru usahanya tentu kamu akan menyalahkan takdir dan akan marah kepada keadaanmu.

Kamu Boleh Merasa Puas Karena Telah Menyaingi Usaha Orang Lain, Tetapi Rezekinya Tak Bisa Kamu Saingi Dengan Mudah Dan boleh saja kamu merasa puas karena telah bisa menyaingi usaha orang lain, tetapi rezekinya takkan bisa kamu saingi dengan mudah. Sebab, tak sedikit pada jaman sekarang orang pada sibuk membangun usaha hanya karena melihat orang lain berhasil dan sukses, tetapi tak bisa berfikir panjang bahwa yang membuatnya sukses sebenarnya adalah Allah bukan karena usahanya yang hebat.

Masing-Masing Hamba Sudah Allah Tetapkan Rezekinya Sesuai Dengan Kebutuhannya.

Maka dari itu selalu ingatlah bahwa masing-masing hamba sudah Allah tetapkan rezekinya sesuai dengan kebutuhannya, jadi jangan sampai merasa iri terhadap rezeki orang lain, apalagi sampai gelap mata terburu-buru melakukan perkara yang salah dengan berfikir untuk menyaingi usaha yang orang lain geluti.

Karena secanggih dan sehebat apapun usahamu dalam memfotocopy usahanya, jika Allah menetapkan rezekimu biasa-biasa saja, maka sudah pasti sampai kapanpun rezeki yang kamu dapatkan akan tetap biasa-biasa saja.

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami paparkan, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Thursday, 10 October 2019

TIPS MENGHINDARI MASALAH DALAM RUMAH TANGGA

Pada kesempatan kali ini penulis coba berbagi tips/Triks bagimana cara menghindari masalah dalam berumah Tangga.

Jika Istri Marah dan Terlanjur Sakit Hati, Suami Harus Mengerti Beberapa Hal ini Agar Tak Bertengkar Hebat.

Ada rumah tangga yang istrinya pengertian tapi suami tidak, bahkan sebaliknya Ada rumah tangga yang suaminya pengertian istri tidak.

Biasanya  kalau wanita itu mau menangnya sendiri..., nah disitu letaknya kalau suami nggak pengertian, dan ini sering memicu proflem dalam  rumah tangga...

Nah, kalau istri terlanjur sakit hati, suami yang harus mengerti

Pria memang kebanyakan tidak paham dengan apa yang diinginkan istrinya, Karena ketidaktahuan itu, banyak pria tidak mengetahui bahwa sikapnya dan ucapannya lah yang membuat istrinya bersedih.

Terkadang suami mencoba untuk menenangkan hati istri, justru kemarahan istri tambah menjadi-jadi.

Memang tidak mudah untuk memahami apa yang diinginkan kaum Hawa, Dan sebenarnya para pria tak perlu memahami secara seksama .

Para pria seharusnya menyadari bahwa apa yang di inginkan kita para Wanita tidak begitu muluk-muluk sebenarnya. Yang kita butuhkan hanya kita di mengerti dan di perhatikan. Itu saja!

Kita menangispun sama, terkadang hanya perasaan letih mengerjakan kerjaan rumah saja, tak sengaja air mata menetes begitu saja. Dan lucunya Suami malah kebingungan mencari apa yang salah pada dirinya.
Bagi para pria, Anda harus tahu, Ada banyak cara untuk bisa menenangkan hati wanita/istri yang sedang menangis.

Dan cara ini terbukti mampu meluluhkan hati wanita melansir dari peridiri.com, setidaknya begitulah yang saya rasakan dan saya inginkan sebagai seorang wanita dan seorang Istri.

Jangan Menjauh, Tapi Mendekatlah Kepada istri

Sering sekali para suami, ketika menghadapi istri yang sedang menangis atau bersedih. Mereka lebih mencoba mengambil jarak terhadap istrinya, tujuannya sih, untuk memberi waktu istri berfikir dan menenangkan hatinya.

Padahal, faktanya justru membuat hati kami para wanita lebih terluka lagi. Dengan jarak dan waktu sendiri seperti itu, membuat kita para istri memikirkan hal buruk dan kesedihan lainnya.

Seharusnya, ketika Anda para suami melihat istri Anda menangis. Cepat-cepatlah menghampirinya. Biarpun kami marah, sebenarnya kami merindukan Anda para suami. Kami butuh diperhatikan dan ditemani saat kami sedang gundah.

Ajaklah Berbicara Dan Cari Tahu Apa Masalahnya

Mendiamkan istri yang sedang menangis bukanlah cara yang baik. Kami bisa menangis semalaman jika kita tidak ditenangkan saat itu juga.
Faktanya, suami justru lebih mendiamkan istrinya saat menangis, Dia menunggu istrinya tenang dulu dan berhenti menangis. Barulah diajak bicara tentang masalah yang terjadi.
Harusnya, Suami lebih cepat mengajak istrinya berbicara, selain agar masalah lebih cepat teratasi, juga memendam rasa sakit hati dan terluka lama-lama itu tidak mengenakkan.
Apalagi jika kelamaan menangis, paginya pasti kelopak mata jadi lebam. Dan efek seperti itu tidak bisa disembunyikan. Kan tidak enak juga kalau tetangga jadi bertanya-tanya tentang kelopak mata yang lebam tersebut.

Peluklah dan Belailah Rambutnya Dengan Lembut

Selagi mengajak bicara istri yang sedang menangis, usahakan belailah rambut istri dan peluk dia rapat-rapat. Cara seperti itu benar-benar ampuh untuk menenangkan hati kami para wanita.
Selain menambah rasa nyaman, pelukan dan belaian dirambut semacam itu, seperti memanjakan kami. Kami para wanita, suka sekali di manja-manja seperti anak kecil. Dengan berbicara terbata-bata karena habis menangis, usahakan kalian para suami mendengarkan apapun yang kami katakan.

Ucapkan Kata Maaf Untuk Mendamaikan Hati istri

Kata orang, Wanita itu tak pernah salah. Ya begitulah kami, apapun masalah yang terjadi, walau bagaimanapun kami selalu ingin menjadi yang benar, dan suamilah yang salah. 
Walaupun dari sudut pandang suami, kamilah yang salah. Tapi, kami para wanita ingin suamilah yang meminta maaf terlebih dahulu, dan merayu kami agar menyelesaikan masalah yang terjadi.
Jadi bagi para laki-laki, usahakan untuk meminta maaf terlebih dahulu dengan merayu kami. Kami para wanita itu sangat gengsi untuk meminta maaf, walaupun kami sadar, apapun yang kita inginkan itu hanya sebatas ke-egoisan kami saja. Entar, kami juga akan meminta maaf di waktu yang tepat.
Kalau menurut Anda, apa lagi yang dilakukan agar wanita yang menangis bisa menjadi tenang?
Jika Anda mempunyai pengalaman dalam menenangkan hati seorang wanita yang menangis, Bisa banget di share di mari, dengan mengisi komentar dibawah. Terima kasih

Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang dapat kami bahas, Besar harapan kami Artikel ini dapat bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh karena itu saran dan kritik yang membangun sangat diharapkan agar Artikel ini dapat disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.

Sunday, 11 August 2019

MEDIA PEMBELAJARAN SEBAGAI PENUNJANG KEBERHASILAN BELAJAR

Alhamdulillah saya masih diberi kekuatan dan kesehatan oleh Allah SWT, sehingga masih bisa berbagi untuk semua saudara-saudaraku terutama para pendidik/ guru, karena seorang guru sekaligus sebagai fasilitator untuk peserta didik, tentunya kita berfikir bagaimana metode yang kita gunakan agar pembelajaran menjadi lebih nyaman dan mudah dipahami.

Dalam mencapai tujuan pendidikan hal yang sangat perlu diperhatikan oleh seorang guru ialah metodologi pengajaran.


Dikutip dari Harjanto dalam bukunya Perencanaan Pengajaran (2003:237) menjelaskan bahwa dalam metodologi pengajaran ada dua aspek yang paling menonjol yakni metode mengajar dan medis pendidikan sebagai alat bantu mengajar. 

Sedangkan penilaian adalah alat untuk mengukur atau menentukan taraf tercapai tidaknya tujuan pengajaran. Dari penjelasan Harjanto dalam bukunya Perencanaan Pengajaran diatas dapat disimpulkan bahwa media pendidikan merupakan alat bantu mengajar dan juga termasuk kepada komponen metodologi yang harus diatur oleh guru guna mencapai tujuan pembelajaran.

 Dalam pengertiannya media merupakan segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merang-sang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi Sadiman, et al. (2012, p.7). 

Dengan demikian media pembelajaran sangat diperlukan dalam proses pembelajaran mengingat keberadaannya yang dapat menciptakan lingkungan belajar efektif.

Media pembelajaran sangatlah penting dalam mewujudkan proses belajar mengajar yang baik. Dengan adanya media pembelajaran maka proses pembelajaran akan berjalan dengan efektif dan hal ini tentu akan menimbulkan dampak positif bagi hasil belajar. Hasil belajar yang baik dapat terwujud karena ada proses belajar yang baik, dan proses belajar yang baik tercipta karena adanya media pembelajaran yang mendukungnya.

Harjanto dalam bukunya Perencanaan Pembelajaran (2003:237) membagi jenis media pendidikan yang biasa digunakan dalam proses pengajaran, diantaranya yaitu :

1. media grafis (media dua dimensi) seperti gambar, foto, grafik, bagan atau diagram, poster,kartun komik dan lain-lain.

 2. Media tiga dimensi yaitu dalam bentuk model seperti model padat (solid model), model panjang, model susun, model kerja, mock up, diorma dan lain-lain.

 3. media proyeksi seperti slide, video pembelajaran dan lain sebagainya. 

4. penggunaan lingkungan sebagai media pendidikan. Terlepas dari kecanggihan medianya pengelompokan media diatas ialah berdasarkan fungsinya dalam membantu mempertinggi kualitas pengajaran.

Lithanta dalam (Suyanto dan Asep Jihad, 2013:107) menjelaskan manfaat penggunaan media (alat peraga) dalam pembelajaran, diantaranya. 

1. Siswa akan lebih banyak mengikuti pelajaran dengan gembira, sehingga minatnya mempelajari materi pelajaran semakin besar. 

2. siswa akan lebih mudah memahami pelajaran yang diberikan, terutama ketika guru menyajikan konsep abstrak materi pelajaran ke dalam bentuk konkret. 

3. siswa akan menyadari adanya hubungan antara pengajaran dan benda-benda yang ada di sekitarnya atau antara ilmu dengan alam sekitar dan masyarakat.

Selain fungsi dan manfaat diatas media pembelajaran dapat dikaitkan dengan pembentukan konsep, pemahaman konsep, latihan dan penguatan, pelayanan terhadap perbedaan kemamuan individual, pengukuran, pemecahan masalah padaumumnya, rangsangan untuk berpikir, rangsangan untuk berdiskusi, serta rangsangan untuk berpartisipasi aktif (Suyanto dan Asep Jihad, 2013:108)

Dewasa ini zaman sudah semakin canggih. Perkembangan teknologi sudah tak dapat dielakkan lagi. Setiap hari dunia mengalami perubahan dan perkembangan teknologi ke arah yang lebih baik. Perkembangan teknologi ini semestinya menjadi hal yang menguntungkan bagi dunia pendidikan. 

Dengan adanya teknologi canggih kepentingan yang berkaitan dengan kependidikan seharusnya lebih mudah terurus dan terpenuhi.

Kepentingan kependidikan yang harusnya terpenuhi dengan adanya teknologi canggih ialah tersedianya media-media pembelajaran yang canggih pula. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Smaldino, et al. (2012, p.5) bahwa teknologi dan media yang disesuaikan dan dirancang secara khusus bisa memberi kontribusi bagi pengajaran yang efektif dari seluruh siswa dan bisa membantu mereka meraih potensi ter-tinggi mereka. 

Berdasarkan pendapat diatas dapat diketahui bahwa media dan teknologi memiliki andil yang kontributif untuk dapat meningkatkan kualitas pengajaran di kelas dan juga dapat membangkitkan potensi ter-baik dari siswa. 

Dengan meningkatnya kualitas pengajaran kemudian membangkitnya potensi ter-baik dari siswa tentunya secara langsungn siswa juga akan mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Dengan tercapainya hasil belajar yang maksimal maka tujuan pendidikan pun teraih.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran memiliki peran yang cukup penting dalam mempertinggi hasil belajar. 

Oleh karenanya setiap pengajar(guru) diharapkan dapat mengupayakan keberadaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Dengan memanfaatkan segala sesuatu yang  ada dan dibarengi kecanggihan teknologi masa kini guru tentunya dapat menciptakan, mengkreasikan dan merangkai medianya sendiri guna menunjang proses pembelajaran yang efektif. 

Karena dari proses pembelajaran yang efektif itulah akan tercipta hasil belajar yang baik.

Demikian dan mudahan bisa membantu untuk mencerdaskan anak bangsa.

RANGKAIAN DAN HIKMAH DI HARI RAYA IDUL ADHA 1440 H./2019 M

Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah tahun ini ditetapkan oleh Kementerian Agama jatuh pada Minggu, 11 Agustus 2019.

Selain mempersiapkan daging untuk berkurban, sebgaian orang dari kalangan pemuka agama juga sibuk mempersiapkan materi untuk mengisi khotbah setelah salat Idul Adha.




Berbagai tema bisa diangkat saat menyampaikan khotbah sholat Idul Adha kepada para jemaah yang hadir.

Perintah untuk berkurban pertama kali datang untuk Nabi Ibrahim dan putranya, Ismail.

Kisah Nabi Ibrahim yang taat kepada perintah Allah untuk menunaikan kurban ini bisa menjadi tema yang tepat disampaikan saat khotbah Idul Adha.

Karena kesungguhan Nabi Ibrahim untuk mengorbankan anaknya sendiri tersebut, Allah SWT mengganti kurban yang sebelumnya adalah Nabi Ismail dengan seekor kambing.

Haji

Selain dikenal sebagai hari raya kurban, Idul Adha juga dikenal sebagai lebaran haji.

Hal tersebut dikarenakan puncak rangkaian ibadah haji jatuh pada hari raya kurban ini.

Umat Islam yang menunaikan ibadah haji akan melaksanakan wukuf di padang Arafah pada saat Hari Raya Idul Adha.

Pentingnya Silaturahmi

Hari Raya Idul Adha juga menjadi momen yang tepat untuk bersilaturahmi.

Pentingnya silaturahmi ini juga bisa menjadi materi saat berkhotbah.

Keutamaan Berbagi

Saat berkurban, kita diajarkan untuk memahami pentingnya arti berbagai dengan mereka yang membutuhkan.

Selain kepada orang-orang yang membutuhkan, daging kurban yang disembelih ini akan dibagikan kepada mereka yang berkurban, tetangga dan sanak keluarga.

Hikmah dan Makna Kurban

Hikmah dan makna kurban bisa disampaikan kepada jemaah saat khotbah Idul Adha.

Hal ini agar para jemaah memahami makna dan hikmah berkurban sehingga dapat memotivasi mereka untuk berlomba-lomba meraih hikmah, makna dan keutamaan berkurban.